Pakan adalah komponen penting dalam budidaya ayam bangkok. Selain dikenal sebagai ayam petarung dan ayam koleksi, dewasa ini banyak peternak yang menjalankan sisi bisnis lain dari ayam bangkok. Postur tubuhnya yang besar ternyata cukup menguntungkan untuk dijadikan ayam pedaging di pasaran. Asupan gizi dan nutrisi yang baik dan seimbang mutlak diperlukan agar ayam dapat mencapai bobot yang diinginkan dalam waktu yang singkat.

Sejatinya, di pasaran sudah tersedia pakan pabrikan dengan gizi baik untuk diberikan pada ayam bangkok. Namun banyak peternak yang merasa harga pakan di pasaran cukup tinggi, sehingga biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih banyak. Untuk masalah ini, akhirnya para peternak mencari cara dan alternatif pakan agar biaya yang dikeluarkan bisa lebih murah.

Pada artikel ini, kami akan bagikan racikan pakan alternatif ayam bangkok dengan gizi dan nutrisi baik yang telah terbukti dan diterapkan setahun terakhir pada ayam-ayam bangkok pedaging milik Pak Syafrizal (63). Berikut informasinya :



1. Anakan
Untuk anakan ayam di usia 0-21 hari, diberikan pakan pabrikan jenis 511. Kebutuhan nutrisi anakan sangat mempengaruhi perkembangan ayam selanjutnya. Di usia ini, ayam juga diberikan tambahan vitamin dengan pencampuran melalui air minum ayam. Perlakuan khusus lainnya adalah memberikan tambahan lampu pada box anakan agar anak-anak ayam tetap hangat dan tidak kedinginan.

2. Ayam usia 21hari - 2 Bulan
Di usia ini, peternak sudah bisa meracik pakan alternatif yang bertujuan untuk mengurangi biaya pakan. Hal yang perlu diingat, meski yang diharapkankan adalah penurunan biaya, jangan sampai juga menurunkan kualitas pakan. Peternak tetap harus memperhatikan kecukupan nutrisi pada ayam di usia ini. Pencampuran tersebut terdiri atas "konsentrat; jagung; dedak; nasi sisa". Di usia ini, jika nutrisi ayam terpenuhi, ayam bisa mencapai bobot 700gr hingga 1000gr. Di beberapa daerah dan pasar, sudah ada permintaan terhadap ayam dengan bobot ini.



3. Usia lebih dari 2 Bulan
Di usia ini atau ayam dewasa, ada banyak lagi opsi pakan alternatif untuk menekan biaya pakan. Konsentrat boleh tetap diberikan dengan takaran yang jauh lebih sedikit. Komponen utama pakan ayam di usia ini adalah dedak, nasi sisa, sayur-sayuran, dan tepung kepala ikan. Bahan-bahan tersebut mudah didapat dengan harga yang relatif amat murah. Tepung kepala ikan contohnya, peternak bisa membeli ini ke pedagang ikan kering dengan harga sekitar Rp. 3000 - Rp. 5000 per kilogramnya. Sayur-sayuran bisa peternak dapat di pedagang pasar dengan cuma-cuma bahkan. Biasanya pedagang sayur akan mengupas beberapa bagian di dagangannya dan dianggap sebagai sampah. "Sampah" ini bisa kita manfaatkan sebagai pakan alternatif ayam pedaging yang minim biaya.

Itu tadi pakan ayam bangkok pedaging berbiaya murah namun tetap berkualitas. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Untuk sahabat yang ingin tahu bagaimana cara pencampuran pakan ayam berbiaya murah, bisa simak videonya di bawah ini.



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama